
Sophrology – Kecanduan gula semakin sering terjadi di tengah gaya hidup modern. Banyak yang tidak sadar bahwa ketergantungan ini bisa memicu berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan diabetes.
Menurut Klikdokter, otak bisa beradaptasi sehingga terus menginginkan gula. Saat asupan manis berkurang, seseorang bisa mengalami gejala mirip penarikan diri. Hal ini dijelaskan oleh dr. Jessica Florencia, yang menyebut bahwa dorongan mengonsumsi gula erat kaitannya dengan rasa nyaman dan bahagia.
“Keinginan terus-menerus makan makanan manis muncul karena rasa manis dan energi dari gula cepat memberikan efek menyenangkan,” ujarnya.
Efek positif ini membuat banyak orang makin sulit mengendalikan konsumsi gula. Akibatnya, saat mencoba menguranginya, mereka merasa kesulitan. Gejala seperti keinginan kuat terhadap makanan manis, perubahan suasana hati, hingga kecemasan bisa muncul.
Jika kamu mengalami tanda-tanda tersebut, penting untuk mencari bantuan. Bicarakan dengan orang terdekat atau tenaga kesehatan. Dukungan mereka akan sangat membantu dalam proses mengatasi kecanduan ini.
Dengan strategi dan pendampingan yang tepat, kamu bisa membangun kebiasaan makan yang lebih sehat. Berikutnya, kita akan bahas beberapa langkah efektif untuk mengurangi ketergantungan pada gula.
Langkah Awal Atasi kecanduan Gula

Langkah awal untuk mengatasi kecanduan gula adalah menguranginya secara bertahap. Menghentikan konsumsi gula secara mendadak justru bisa memicu stres dan memperkuat dorongan untuk makan makanan manis. Misalnya, kamu bisa mulai dengan mengurangi satu sendok teh gula dari kopi setiap minggu. Cara ini memberi tubuh waktu untuk beradaptasi.
Perhatikan juga label pada kemasan makanan. Banyak produk yang tampak sehat ternyata mengandung gula tambahan. Semakin kamu mengenali sumber gula tersembunyi, semakin mudah untuk membuat pilihan makanan yang lebih bijak.
Lebih Baik Pilih Makanan Berserat
Saat mencoba lepas dari kecanduan gula, mengganti makanan manis dengan pilihan yang lebih sehat adalah langkah penting. Fokuslah pada makanan yang tinggi protein dan serat, karena bisa membuatmu kenyang lebih lama dan menekan keinginan untuk ngemil manis.
Beberapa pilihan yang bisa kamu konsumsi:
- Buah segar seperti apel, pisang, atau beri
- Sayuran hijau seperti bayam dan brokoli
- Kacang-kacangan dan biji-bijian sebagai camilan sehat
Dengan mengganti camilan manis dengan makanan bergizi, kamu bisa mengontrol asupan gula tanpa merasa kelaparan.
Selalu Hindari Makanan Bergula
Setelah berhasil mengurangi konsumsi gula, langkah berikutnya adalah mengenali apa yang biasanya memicu keinginan makan manis. Apakah karena stres, bosan, atau kebiasaan di waktu tertentu? Mengetahui pemicunya bisa membantumu mencari solusi yang lebih sehat.
Misalnya, jika kamu cenderung ingin ngemil manis saat stres, coba ganti dengan aktivitas lain seperti berolahraga ringan atau membaca. Aktivitas ini bisa membantu mengalihkan fokus dan meredam dorongan untuk makan makanan manis.